Dua kejadian, dua berkas
Pemakaman di Sana’a pada 2016 dan bus di Dahyan pada 2018 menjadi dua kasus serangan koalisi. Masing-masing perlu diperiksa sebagai insiden tersendiri.
Pemakaman 8 Oktober 2016
HRW mencatat serangan terhadap pertemuan pemakaman yang dipadati warga sipil. Laporan awal menyebut sedikitnya 100 orang tewas dan lebih 500 terluka.
Bukti pemakaman
Peneliti mewawancarai 14 saksi serta memeriksa foto, video dan sisa senjata. HRW mengidentifikasi munisi berpemandu buatan AS dari bukti tersebut.
Kehadiran sasaran militer
HRW mencatat pejabat dan personel militer turut menghadiri pemakaman. Kehadiran mereka tidak menghapus kewajiban menilai korban sipil yang diperkirakan.
Bus 9 Agustus 2018
Laporan HRW berikutnya memeriksa pengeboman bus di Dahyan yang menewaskan anak-anak. Kejadian ini tidak disatukan dengan angka korban pemakaman 2016.
Tanggapan koalisi
Pembaruan laporan bus mencatat pernyataan koalisi 1 September bahwa kesalahan terjadi dan pelakunya akan dihukum. Janji penyelidikan tidak sama dengan bukti pelaksanaan hukuman.
Penilaian kejahatan perang
HRW menyebut kedua serangan sebagai apparent war crime. Label tersebut merupakan penilaian investigatif yang harus tetap diatribusikan, bukan vonis pidana final.
Kepemimpinan dan perintah individual
Saudi memimpin koalisi yang diperiksa. Berkas ini tidak dengan sendirinya membuktikan perintah pribadi Mohammed bin Salman untuk kedua serangan.
Sumber & referensi
- INVESTIGATIVE REPORT
[1] Yemen: Saudi-Led Funeral Attack Apparent War Crime
Human Rights Watch · 2016
Lokator: Serangan 8 Oktober 2016; metode 14 wawancara saksi, foto/video dan temuan senjata
Pemeriksaan: TEKS DIPERIKSA
Buka sumber ↗ - INVESTIGATIVE REPORT
[2] Yemen: Coalition Bus Bombing Apparent War Crime
Human Rights Watch · 2018
Lokator: Serangan 9 Agustus 2018; pembaruan 1 September tentang pengakuan kesalahan oleh koalisi
Pemeriksaan: TEKS DIPERIKSA
Buka sumber ↗
Catatan pembacaan dan batas bukti
- Angka korban mengikuti laporan bertanggal 2016, bukan klaim jumlah final.
- Identitas pesawat, pilot dan pemberi perintah tidak direka.