Sekutu menjadi lawan
Hubungan Ibn Saud dan pasukan Ikhwan berubah menjadi pertentangan terbuka.
Sabilla, 1929
Wagemakers menyebut kemenangan Ibn Saud atas Ikhwan dalam pertempuran Sibilla atau Sabilla pada 1929.
Pilihan ulama
Menurut catatan kajian itu, banyak ulama berpihak kepada Ibn Saud meskipun menyetujui sebagian tuntutan Ikhwan.
Ketaatan politik
Wagemakers mengaitkan sikap tersebut dengan keengganan ulama untuk membangkang terhadap penguasa.
Bukan suara tunggal
Kajian yang sama mencatat adanya beberapa ulama kurang menonjol yang memilih pihak Ikhwan.
Arsip setelah pertempuran
Berkas QDL 31 Maret–5 Agustus 1929 mengumpulkan berita kekalahan Ikhwan dan operasi terhadap pemberontak.
Batas atribusi
Berkas Inggris menyediakan jejak diplomatik; keberadaannya saja tidak membuktikan Inggris memimpin pertempuran Sabilla.
Negara menundukkan sekutu
Kasus ini memperlihatkan bahwa loyalitas militer, solidaritas agama, dan kepatuhan kepada dinasti dapat berpisah.
Sumber & referensi
- ACADEMIC ARTICLE
[1] The Enduring Legacy of the Second Saudi State: Quietist and Radical Wahhabi Contestations of al-Walaʾ wa-l-Baraʾ
Joas Wagemakers · 2012
Lokator: IJMES 44(1), 93–110; abstrak dan catatan 35–36
Pemeriksaan: ABSTRAK DAN CATATAN DIPERIKSA
Buka sumber ↗ - PRIMARY ARCHIVE CATALOGUE
[2] File 10/12 Desert news: defeat of Ikhwan by Ibn Saud (Battle of Sibilla, 1929); operations against rebels
British Library / Qatar Digital Library · 1929
Lokator: IOR/R/15/5/42; berkas 31 Maret–5 Agustus 1929
Pemeriksaan: DESKRIPSI ARSIP DIPERIKSA
Buka sumber ↗
Bacaan akademis lanjutan
Daftar berikut adalah arah pendalaman. Status bibliografis tidak berarti seluruh halaman buku telah diperiksa untuk copy di atas.
- David Commins. The Wahhabi Mission and Saudi Arabia (2006). Lokator klaim belum diperiksa
- Cole M. Bunzel. Wahhabism: The History of a Militant Islamic Movement (2023). Lokator klaim belum diperiksa
Catatan pembacaan dan batas bukti
- Tidak ada angka korban atau rincian persenjataan yang disimpulkan dari katalog arsip.